Halloweeen Theme

Just another spooky blog

Welcome Myspace Comments
MyNiceSpace.com

CARA MENDOWNLOD VIDIO DI YOUTUBE

Diposting oleh TEDI SOEMANTRI , Spd Mtr | | 0 komentar

cara men-download video youtube dengan bantuan KEEPVID


Bulan lalu telah ditulis cara men-download video youtube dengan bantuan situs vconvert. Nah, kali ini akan ditulis langkah2 mendapatkan video dari youtube dengan bantuan KeepVid. Berikut caranya:

  • Copy link di youtube sesuai dengan alamatnya
  • Masuk ke http://keepvid.com
  • Paste link dari youtube tadi ke dalam boks yang ada di keepvid, lalu tekan download
  • Nanti akan muncul link asli file clip yang diinginkan, setelah itu link tersebut bisa didownload menggunakan download manager
  • File yang sudah didownload akan bernama “get_video”, setelah didapat, rename file itu dengan menambahkan ekstensi .FLV. Kemudian putar dengan FLV player.

Try it n Have fun!

related post: cara download video dari YouTube

by tedi soemantri

BELAJAR ClarkConnect

Diposting oleh TEDI SOEMANTRI , Spd Mtr | | 0 komentar

Apa sih ClarkConnect itu? ClarkConnect adalah perangkat lunak yang akan mengubah PC menjadi server, internet firewall, gateway atau dedicated router. ClarkConnect berbasis Red Hat Linux. Dibandingkan dengan Mikrotik yang juga perangkat lunak untuk PC Router, ClarkConnect kalah populer. Menurut survei yang saya lakukan dengan google, kata kunci Mikrotik akan menghasilkan sekitar 3,430,000 halaman web jauh lebih banyak dibanding kata kunci ClarkConnect yang hanya menghasilkan sekitar 428,000 halaman web.

Persiapan yang kami lakukan untuk praktikum tersebut yaitu:

  • PC pentium III dengan hardisk 4 GB
  • 2 buah LAN-CARD / NIC
  • Kabel UTP dan konektor RJ-45
  • Hub 8 port
  • CD Installer ClarkConnect 4.1

Setelah itu, praktikum dimulai dengan menginstall ClarkConnect. Yang menurut saya langkah-langkahnya cukup mudah, tinggal mengikuti petunjuk yang muncul pada layar monitor tersebut. Hanya saja setelah ClarkConnect terinstall, saat mengatur nomor Internet Protocol (IP) untuk masing-masing NIC, kami ada sedikit kesulitan. Kesulitan tersebut yaitu kami tidak dapat membedakan NIC yang terdeteksi sebagai eth0 dan eth1. Untuk membedakannya, akhirnya kami mencabut salah satu kabel dari NIC tersebut, lalu restart ClarkConnect, dan dilayar monitor muncul eth0…[failed]. Nah, dengan demikian diketahui yang manakah NIC eth0 dan eth1.

Lalu, langkah selanjutnya mengatur nomor IP:

  • eth0 : untuk jaringan eksternal, saya set 172.11.11.xxx. Dan dihubungkan ke internet dengan DNS 1 : 172.11.11.xxx, dan DNS 2: 202.155.0.xxx.
  • eth1 : untuk jaringan lokal, saya set dengan 192.168.1.0.

Berikutnya mengatur IP untuk klien (menggunakan Windows XP):

  • IP address: 192.168.1.xxx
  • Subnet mask: 255.255.255.0
  • Gateway: 192.168.1.0
  • DNS 1: 172.11.11.xxx
  • DNS 2: 202.155.0.xxx

JARINGAN WORKGROUP, LAN & WAN

Diposting oleh TEDI SOEMANTRI , Spd Mtr | | 0 komentar

JARINGAN WORKGROUP, LAN & WAN



Penggabungan teknologi komputer dan komunikasi berpengaruh sekali terhadap bentuk organisasi sistem komputer. Dewasa ini, konsep “pusat komputer”, dalam sebuah ruangan yang berisi sebuah komputer besar, tempat dimana semua pengguna mengolah pekerjaannya, merupakan konsep yang sudah ketinggalan jaman. Model komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi telah diganti oleh sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Sistem seperti ini disebut sebagai Jaringan Komputer (Computer Network) .

Apa jaringan komputer itu dan apa manfaatnya?

Jaringan Komputer dapat diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom. Dua buah komputer dikatakan membentuk suatu network bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Pembatasan istilah otonom disini adalah untuk membedakan dengan sistem master/slave. Bila sebuah komputer dapat membuat komputer lainnya aktif atau tidak aktif dan mengontrolnya, maka komputer komputer tersebut tidak otonom. Sebuah sistem dengan unit pengendali (control unit) dan sejumlah komputer lain yang merupakan slave bukanlah suatu jaringan; komputer besar dengan remote printer dan terminalpun bukanlah suatu jaringan.

Manfaat Jaringan

Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri dan dunia usaha telah pula mengakui bahwa akses ke teknologi informasi modern selalu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas dalam bidang teknologi.

Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien. Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama.

Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.

Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.

Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif.

Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung berkomunikasi dengan pemasok.

Ada tiga tipe jaringan yang umum yang digunakan antara lain :

- Jaringan WorkGroup,

- Janringan Lan, dan

- Jaringan Wan

Jaringan Workgroup

Jaringan ini terdiri dari beberapa unit komputer yang dihubungkan dengan menggunakan Network Interface Card atau yang biasa disebut dengan Local Area Network Card, serta dengan menggunakan kabel BNC maupun UTP. Semua unit komputer yang terhubung dapat mengakses data dari unit komputer lainnya dan juga dapat melakukan print document pada printer yang terhubung dengan unit komputer lainnya.

Keuntungan Jaringan Workgroup.

  • Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
  • Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua unit komputer (Printer Sharing).
  • Akses data dari/ke unit komputer lain dapat di batasi dengan tingkat sekuritas pada password yang diberikan.
  • Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.
  • Bila salah satu unit komputer terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian unit komputer pada jaringan ini dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.


Jaringan LAN

LAN (Local Area Network) adalah suatu kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank data (server). Antara masing-masing client maupun antara client dan server dapat saling bertukar file maupun saling menggunakan printer yang terhubung pada unit-unit komputer yang terhubung pada jaringan LAN.

Berdasarkan kabel yang digunakan ,ada dua cara membuat jaringan LAN, yaitu dengan kabel BNC dan kabel UTP.

Keuntungan Jaringan LAN.

  • Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
  • Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
  • File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
  • File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
  • Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
  • Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
  • Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.




  • Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.




Jaringan WAN

WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.

Keuntungan Jaringan WAN.

  • Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
  • Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
  • Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
  • Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.






Perangkat Jaringan LAN

? June 3rd, 2006 | ? | ? LAN, Technology |

Local Area Network (LAN)

Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :

  • Repeater
  • Bridge
  • Hub
  • Switche
  • Router

Repeater/Penguat

Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.

gambar jaringan internet dan intranet

Diposting oleh TEDI SOEMANTRI , Spd Mtr | | 0 komentar

Gambar Internet dan Intranet

by tedi soemantri



TCP / IP

Diposting oleh TEDI SOEMANTRI , Spd Mtr | | 0 komentar

Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)


Tedi soemantri spd.mtr

Jurusan Teknik Komputer Jaringan, Fakultas Dodol
Institut Teknologi Jaringan SMKN2
Mahasiswa SMK NEGERI 2 SUKABUMI

http://cepot-artikel.blogspot.com
E-mail: tedi_baong@yahoo.com

keywords : TCP/IP manual


Konsep dasar dan cara kerja Protokol TCP/IP adalah merupakan dasar terbentuknya jaringan internet.

| Arsitektur | IP address | ARP | Transport Layer | Routing | DNS |

Arsitektur Protokol TCP/IP

Komunikasi data adalah merupakan proses pengiriman data dari satu komputer ke komputer yang lainnya. Untuk keperluan pengiriman data perlu alat tambahan khusus, yaitu yang biasa disebut interface jaringan (network interface).
Dalam proses pengiriman yang harus dijaga adalah keutuhan data yang dikirim jangan terjadi kerusakan data setelah sampai ke aplikasi yang tepat dan pada komputer yang tepat tanpa ada kesalahan, hal ini dikarenakan kalau kita bicara internet maka pengiriman data terjadi dalam lokasi yang berjauhan.Untuk keperluan ini perlu adanya mekanisme khusus. Para pakar jaringan membuat sekumpulan aturan untuk mengatur prosess pengiriman data tersebut yang dikenal sebagai protokol komunikasi data. Protokol ini diimplementasikan dalam bentuk program komputer (software) yang terdapat pada komputer dan peralatan komunikasi data lainnya.
TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada Wide Area Network (WAN). Masing-masing protokol bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data, dan setiap protokol tidak perlu mengetahui cara kerja protokol lainnya, sepanjang masih bisa saling mengirim dan menerima data. Berkat prinsip tersebut TCP/IP menjadi protokol komunikasi data yang fleksibel, dapat dengan mudah menerapkannya pada setiap jenis komputer dan interface jaringan, karena sebagian besar isi kumpulan protokol tidak spesifik terhadap satu komputer atau peralatan jaringan tertentu. Agar TCP/IP dapat berjalan di atas interface tertentu, hanya perlu dilakukan perubahan pada protokol yang berhubungan dengan interface jaringan saja.

4

Application Layer
(SMTP,FTP,HTTP,...)

3
Host-to-host Transport Layer
(TCP,UDP)
2
Internet Layer
(IP,ICM,ARP)
1
Network Interface Layer
(Ethernet,X25,SLIP,PPP)
Jaringan Fisik

[ TCP/IP dimodelkan dengan empat layer ]

Dalam TCP/IP, terjadi penyampaian data dari satu protokol ke protokol yang lainnya, setiap protokol memperlakukan semua informasi sebagai data, jika suatu protokol mnerima data dari protokol lain diatasnya, maka protokol tersebut akan menambahkan informasi tambahan miliknya ke data tersebut, informasi ini memiliki fungsi yang sesuai dengan fungsi protokol tersebut, setelah itu data dikirim kembali ke bawahnya, peristiwa tersebut masuk dalam proses Send Data ( terjadi dari atas ke bawah atau dari nomor layer 4, 3, 2, dan 1 ). Sebaliknya jika terjadi prosess sebaliknya masuk dalam Receive Data.

4



DATA


3


TCP
Header
DATA


2

IP
Header
TCP
Header
DATA


1
Network Interface Header
IP
Header
TCP
Header
DATA

Layer terbawah ( layer 1) bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke/dari media fisik. Media fisik bisa berupa kabel, serat optik, atau gelombang radio, sehingga protokol ini harus mampu menerjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti komputer, yang berasal dari peralatan lain

Seperti dijelaskan sebelumnya jaringan interface dapat berupa card ethernet atau modem yang bisa dihubungkan dengan kabel Coaxial (RG-58, RG-8), kabel UTP, kabel Telpon untuk Modem. Selain peralatan tersebut masih diperlukan alat lain yang disebut Device Penghubung Jaringan, yaitu Repeater, Bridge, Router

IP Address

Internet Protocol (IP) merupakan inti dari protokol TCP/IP. Seluruh data yang berasal dari protokol layer diatas IP harus dilewatkan, diolah oleh protokol IP, dan dipancarkan sebagai paket IP, agar sampai ke tujuan.
Dalam melakukan pengiriman data, IP memiliki sifat yang dikenal sebagai : unreliable, conectionless, datagram delivery service.
IP Address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. bentuk IP address adalah sebagai berikut : ( setiap simbol "x" dapat digantikan dengan angka 0 atau 1 )

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Untuk lebih mempermudah kita katakan saja terdapat empat range yaitu a,b,c,d
Alamat ini dipecah menjadi dua bagian, yaitu: bagian pertama menunjukkan network, dan kedua menunjukkan host dalam network tersebut

Network ID
Host ID

Byte pertama alamat diatas (a), menentukan tipe atau kelas IP Address. Tabel 2 dibawah ini memberi gambaran lebih detail bagaimana aturan diatas bekerja.

Bit
Inisial a
Format
Range
a
Jumlah
Kelas
Kelas
Bagian
Network
Bagian
Host
Penggunaan
0... 0nnnnnnn.
hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
0 - 127
126
A
a
b,c,d
Untuk Jaringan Besar
10... 10nnnnnn.nnnnnnnn.
hhhhhhhh.hhhhhhhh
128 - 191
16.384
B
a,b
c,d
Untuk Jaringan Menengah
110... 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.
hhhhhhhh
192 - 233
2.097.152
C
a,b,c
d
Untuk Jaringan Kecil
1110... 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.
mmmmmmmm
224 - 247
-
D
a,b,c
d
Cadangan : IP Multicasting
1111... 1111rrrr,rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
248 - 255
-
E
a,b,c
d
Cadangan: eksperimen

Selain Network ID, istilah lain yang digunakan untuk menyebutkan bagain IP address yang menunjukkan jaringan ialah Network Prefix. Untuk menuliskan biasanya menggunakan garis miring (slash) "/", yang diikuti angka yang menunjukkan panjang Network Prefix ini dalam bit.
Misalkan untuk menulis netowk kelas A dengan alokasi IP 12.xxxx.xxxx.xxxx biasa ditulis 12/8 , untuk menunjukkan network kelas B misalkan 167.205.xxxx.xxxx bisa ditulis 167.205/16, untuk network kelas C misalkan 44.132.80.xxxx bisa dituliskan 44.132.80/24

Pengalokasian IP address pada dasarnya proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan, harus diupayakan seefesien mungkin. Tetapi perlu diingat network ID tidak boleh sama dengan 127, karena Network ID 127 sudah digunakan secara default yang digunakan keperluan loopback ( IP address untuk menunjuk dirinya sendiri ), kemudian network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 255, ini karena digunakan sebagai broadcast ( merupakan alamat yang mewakili seluruh anggota jaringan), pengiriman paket ke alamat broadcast akan menyebabkan paket ini didengarkan oleh seluruh anggota network tersebut.Dan juga network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 0 (nol), host ID 0 berarti alamat network, yang digunakan untuk menunjuk suatu network dan tidak menunjukkan suatu host. Yang utama host ID harus unik dalam suatu network ( hanya ada satu didalam networknya ).

ARP (Address Resolution Protocol)

Dalam jaringan lokal, paket IP umumnya dikirim melalui card etehrnet. Untuk keperluan komunikasi sesama card ethernet digunakan ethernet address, yang besarnya 48 bit, setiap card ethernet mempunyai address yang berbeda-beda.
Sewaktu terjadi pengiriman data dengan IP tertentu, suatu host perlu mengetahui, di atas ethernet mana IP tersebut terletak. Untuk keperluan pemetaan IP address dengan ethernet address digunakan protokol ARP. ARP bekerja dengan mengirimkan paket berisi IP address yang ingin diketahui ethernet addressnya ke alamat broadcast ethernet. Karena dikirim ke ethernet broadcast maka semua card akan mendengar paket ini. Host yang merasa memiliki IP address ini akan membalas paket tersebut, dengan mengirimkan paket yang berisi pasangan IP address dan ethernet address. Agar tidak sering terjadi permintaan jawaban, jawaban disimpan di memori yaitu pada ARP cache untuk sementara waktu.

ARP cache
C-> 002369..
B->????
1

IP address A
Eth. Add. 002367..

ARP
Broadcast

2 >>>
ARP cache
A->002367..
C->002369..
3

IP address B
Eth. Add. 002368..

Eth. Add. 002368..
<<<4>

[ Cara kerja ARP ]

Transport Layer

Ada dua buah protokol pada transport layer, yaitu TCP dan UDP, yang bertindak sebagai pengatur aliran data antara dua host, untuk keperluan aplikasi di atasnya.
TCP ( Transmission Control Protocol), adalah protokol yang menyediakan serviceyang dikenal sebagai connection oriented, reliable, byte stream service.
Connection oriented berarti sebelum melakukan pertukaran data, dua aplikasi pengguna TCP harus melakukan pembentukan hubungan (handshake) terlebih dahulu. Reliable berarti TCP menerapkan proses deteksi kesalahan paket dan retransmisi. Byte stream service berarti paket dikirimkan dan sampai ke tujuan secara berurutan.

Source Port
Destination Port
Sequence Number
Acknowledgement Number
Hdr
Resv
Control
Windows
Checksum
Urgent Pointer
TCP Options
Application Data

[ Format segmen TCP ]

UDP(User Datagram Protocol) merupakan protokol transpot yang sederhana. Kalau TCP bersifat connection oriented, UDP bersifat connectionless. Dalam UDP tidak ada swquencing paket yang datang, acknowledgement terhadap paket yang datang, atau retransmisi jika paket mengalami masalah ditengah jalan.
Kemiripan UDP dan TCO ada pada penggunaan port number. Sebagaimana digunakan pada TCP, UDP menggunakan port number ini membedakan pengiriman datagram ke beberapa aplikasi berbeda yang terletak pada komputer yang sama. UDP digunakan oleh aplikasi-aplikasi yang secara periodik melakukan aktifitas tertentu ( misalkan query routingtable pada jaringan lokal ), sehingga jika terjadi kehilangan data akan diatasi pada query periode berikutnya.

Source Port
Destination Port
Datagram Length
Checksum
Application Data

[ Format datagram UDP ]

Routing

Routing memiliki makna melewatkan paket IP menuju sasaran dengan alat yang disebut router. untuk keperluan ini router harus memiliki minimal dua buah network interface. Prosess routing dilakukan secara hop by hop, artinya IP tidak mengetahui jalur secara keseluruhan untuk menuju sasaran, tetapi IP routing hanya menyediakan IP address dari router berikutnya ( next hop router) yang menurutnya "lebih dekat" ke host tujuan. Algoritma sederhananya adalah Jika host tujuan terletak di jaringan yang sama atau terhubung langsung, IP datagram dikirm langsung ke tujuan. Jika tidak, IP datagram dikirm ke default router. Router ini akan mengatur pengiriman IP selanjutnya, hingga sampai ke tujuan.

% netstat -nr
Routing tables
Destination Gateway Flags Netif
default 132.92.122.1 UGSc ed0
127.0.0.1 127.0.0.1 UH lo0
132.92.122.0/27 link#1 UC
132.92.122.3 0:80:ad:a7:01:3c UHLW lo0
132.92.122.31 ff:ff:ff:ff:ff:ff UHLWb ed0
132.92.122.32/27 link#2 UC
132.92.122.44 0:80:ad:a7:ca:01 UHLW lo0
132.92.122.63 ff:ff:ff:ff:ff:ff UHLWb ed1
132.92.122.96/28 132.92.122.2 UGSc ed0


DNS

DNS (Domain Name System), adalah suatu cara untuk mengingat IP address yang sulit diingat akibat terdiri dari sederatn angka. Sebenarnya perjalanan routing paket IP yang berbasis TCP/IP tidak memerlukan , cukup dengan IP address saja. Tetapi karena yang mengatur routing itu adalah manusia maka perlu cara lain agar manuasia mudah menghafalnya atau mengingatnya. Manuasia cenderung lebih mudah menghafal nama dibanding angka.Untuk itu agar internet lebih mudah digunakan , diperlukan suatu cara untuk memetakan dari IP address ke nama host/komputer dan sebaliknya, dan ini yang dinamakan DNS.
Pada awalnya, digunakan teknik yang dinamakan host table. Masing-masing host menyimpan daftar kombinasi nama komputer dan IP address, pada suatu file yang dinamakan HOSTS.TXT. Isi file HOSTS.TXT adalah nama dan IP address dari seluruh komputer yang terkoneksi ke internet. File ini harus selalu diperbaharui jika ada perubahan, melalui FTP ke seluruh host di internet. Jika masaih dalam komunitas yang kecil hal ini tidak masalah , tapi sekarang ini host yang tergabung di internet semakin membesar dan terus membesar, menurut data statistik tahun 1984 saja jumlah host yang tergabung di internet mencapai 1000 buah (bisa dibayangkan daftar pada HOSTS.TXT sangatlah banyak sekali dan rentan terhadap kesalahan ).
Karena itu muncullah ide untuk melakukan pendistribusian database hostname dan IP address. Dengan cara ini masing-masing organisasi cukup bertanggung jawab terhadap database yang berisi informasi jaringan miliknya saja. Untuk keperluan ini perlu dibentuk mekanisme bagi host lain untuk bisa menemukan host yang tepat. Pada tahun 1984, Paul Mockapetris mengusulkan sistem database terdistribusi yang dinamakan DNS ( Domain Name System). Dan sistem ini digunakan sampai dengan sekarang. Selain untuk memetakan IP address dan nama host, DNS berfungsi juga sebagai sarana bantu penyampaian e-mail ( e-mail routing).
Untuk mengetahui bagaimana cara membuat database DNS silahkan kilik disini

by tedi soemantri

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

tv online

Powered By Blogger

TOPOLOGI

test

KALENDER


Free Blog Content

friend

friend













Comment Back Myspace Comments
MyNiceSpace.com

ShoutMix chat widget

Mengenai Saya

Foto saya
TEDI SOEMANTRI , Spd Mtr
NAMA :TEDI sumantri,spd mtr MAHASISWA :SMKN 2 KOTA SUKABUMI BID.KEAHLIAN :TKJ
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ▼  2008 (18)
    • ▼  Desember (5)
      • CARA MENDOWNLOD VIDIO DI YOUTUBE
      • BELAJAR ClarkConnect
      • JARINGAN WORKGROUP, LAN & WAN
      • gambar jaringan internet dan intranet
      • TCP / IP
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (10)

WELCOME TO MY BLOG TEDDIS © 2008. Theme Halloween by WP-Design.
Bloggerized by GirlyBlogger