CARA MENGEMBALIKAN DATA YG HILANG

| | 0 komentar


Tips mengembalikan data yang hilang karena virus



Jika anda sering banget diandalkan buat ngatasin virus komputer yang menyerang Microsoft Windows Series. Kelakuan virus komputer yang sering adalah menyembunyikan file-file di flashdisk menjadi superhidden, maksudnya apabila di cek properties size-nya ada ukurannya tapi file-nya gak ada, ini terjadi apabila antivirus anda tidak mempunyai fasilitas untuk mengembalikan file-file anda seperti semula.

Untuk itu, saya mau kasih beberapa tips mengembalikan file-file anda. Tips ini berlaku apabila anda sudah men-delete virus yang ada di flashdisk dan komputer anda (kalo gak ya percuma dong karena virusnya bakal balik lagi).

1. Mengembalikan data yang hilang dengan cara manual.
- Klik Start
- Klik Run
- Ketik cmd, tekan enter
- Ketikkan perintah berikut ini
attribe -s -h F:\*.* /S /D
(F: maksudnya adalah drive yang akan dimunculkan kembali file-nya, jika ada drive lain yang mau dicek tinggal ganti G:, H:, dan seterusnya).

2. Mengembalikan data yang hilang dengan cara praktis.
- Unduh software dibawah ini
http://www.kitaupload.com/download.php?file=82BringBack%20MyData!!.exe

3. Memunculkan setingan seperti semula dengan cara manual.
- Klik Start
- Klik Run
- Ketik regedit, tekan enter
- Expand folder berikut
HKEY_CURRENT_USER -> Software -> Microsoft -> Windows -> CurrentVersion -> Explorer -> Advance
- Buka Hidden, ubah Value data menjadi 1
- Buka HIdeFileExt, ubah Value data menjadi 1
- Buka ShowSuperHidden, ubah Value data menjadi 1
- Buka SuperHidden, ubah Value data menjadi 1
- Tutup Registry Editor.

4. Memunculkan setingan seperti semula dengan cara praktis.
- Unduh software dibawah ini
http://www.kitaupload.com/download.php?file=762BBMS.exe

5. Tambahan untuk mengembalikan setingan seperti semula.
- Unduh software dibawah ini
http://www.kitaupload.com/download.php?file=937Killer%20Machine.exe

PERMASALAHAN SERVER

| | 0 komentar

Oleh : TedisoemantriSpd.Mtr
Mahasiswa :SMKN 2 Kota Sukabumi
Email : tediyansyah@yahoo.com
Home Page : http://cepot-artikel.blogspot.com

CONTOH SERVER DI SEKOLAH TINGGI GARUT


A. KOMPUTER SERVER

Gambar 1 : Layout Jaringan Computer Dan Listrik Di Ruang Server Di Sekolah Tinggi Teknologi Garut Tahun 2006

Pada suatu kelompok kerja (workgroup) dalam suatu wilayah jaringan kerja (area network), komputer server memerankan fungsi penting sebagai penyedia berbagai layanan yang diperlukan oleh para pengguna komputer (user) dan dukungan terhadap jaringan itu sendiri. Berbagai layanan yang dimiliki oleh komputer server digunakan oleh administrator untuk mengakomodasi keperluan kerja user, seperti penyimpanan data khusus yang aman dan terkendali pada simpanan data komputer server, penggunaan alat cetak bersama, akses internet, manajemen anti virus terpusat, SMS Gateway, server basis data, dan lain sebagainya.

B. WORKGROUP

Microsoft mendefinisikan Workgroup sebagai berikut : A simple grouping of computers, intended only to help users find such things as printers and shared folders within that group. Workgroups in Windows do not offer the centralized user accounts and authentication offered by domains. (Microsoft)

Di Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STT-Garut), secara umum workgroup terbagi menjadi 3 bagian, yakni COMPLAB (Computer Laboratoy) yang mewakili area kerja computer praktikum di laboratorium computer, OFFICE yang mewakili area kerja computer kantor STT-Garut, dan SERVER yang mewakili area kerja computer Server. Setiap workgroup terhubung melalui switch-nya masing-masing. Untuk keamanan dan kekhususan yang memungkinkan computer pada area COMPLAB tidak memasuki area OFFICE, maka sebagai solusi firewall, saya menggunakan kelas internet protocol (IP) yang berbeda untuk masing-masing workgroup.

C. GATEWAY SERVER

Microsoft mendefinisikan Gateway sebagai berikut : A device connected to multiple physical TCP/IP networks capable of routing or delivering IP packets between them. A gateway translates between different transport protocols or data formats (for example, IPX and IP) and is generally added to a network primarily for its translation ability. (Microsoft)

Gateway diistilahkan pula sebagai jembatan penghubung antar protocol dalam kasus interoperating dua sistem operasi yang berbeda : In the context of interoperating with Novell NetWare networks, a gateway acts as a bridge between the server message block (SMB) protocol used by Windows networks and the NetWare core protocol (NCP) used by NetWare networks. A gateway is also called an IP router. (Microsoft)

Salah satu server di STT-Garut diberi akhiran GW yang merupakan kependekan dari Gateway. Kedudukan gateway pada computer server STTG-GW adalah sebagai jembatan penghubung antara STT-Garut dengan Internet. Selain itu, di luar kontek gateway, server STT-GW menjadi mediator yang menyediakan folder atau directory bagi semua computer di dua area yang tidak dapat saling berhubungan. Artinya STT-GW tidak menghubungkan secara langsung kedua area tersebut, tetapi memfasilitasi kebutuhan pemindahan data melalui simpanan data yang dilokalisasikan pada folder sharing server.

Selain menyediakan folde sharing, juga menyediakan layanan lainnya yang digunakan oleh computer di dua area network. Layanan tersebut seperti : internet sharing atau internet remote control yang memungkinkan user di kedua area network mengakses internet melalui computer Gateway Server, dan Anti Virus dengan arsitektur Client Server yang memungkinkan Gateway Server menangani serangan virus pada area network yang dijangkaunya, dan mengelola update virus devinition secara terpusat sehingga update pada seluruh anti virus client yang terpasang di semua computer dilakukan hanya oleh server.

1. Jembatan Komunikasi Terbatas Dua Area Network

Untuk kepentingan akses komputer Jurusan ke beberapa folder atau directory praktikum dan pendukungnya di laboratorium komputer dilakukan melalui komputer Gateway Server (STTG-GW). Server ini tidak meneruskan akses dari area OFFICE ke COMPLAB atau sebaliknya, tetapi menjembatani dengan menyediakan folder atau directory yang dapat diakses bersama oleh semua computer di dua area tersebut. Beberapa directory yang disediakan seperti : folder PRAKTIKUM untuk menyimpan data praktikum mahasiswa di laboratorium computer, dan folder SOURCE untuk menyimpan bahan praktikum dosen dan asisten praktikum. Dengan demikian, dosen dapat memeriksa hasil praktikum mahasiswanya atau mengirim data praktikum kapanpun dan di manapun di area OFFICE dengan tanpa bergantung kepada hidup atau matinya computer praktikum di area COMPLAB.

Untuk kepentingan tersebut, server ini menggunakan dua alamat IP yang mewakili dua kelas yang digunakan oleh kedua area network tersebut. Misalnya server menggunakan alamat 192.168.0.1 dan 10.10.10.1, di mana kelas pertama akan menghubungkan ke group yang menggunakan alamat pada kelas yang serupa, dan demikian pula dengan kelas kedua. Sementara itu, beberapa directory yang secara khusus disediakan hanya untuk user di area OFFICE atau oleh Administrator dan tidak untuk user di area COMPLAB dibagi dengan pembatasan akses. Pembatasan itu dilakukan dengan menentukan daftar user yang diizinkan mengakses directory tersebut.

Gambar 2 : Dialog Untuk Membatasi User Yang Mengakses Folder Pada Microsoft Windows

2. Internet Sharing

Internet sharing digunakan dengan memasang aplikasi internet gateway pada komputer server sehingga memungkinkan semua user dapat mengakses internet pada komputernya. Pengiriman data internet terjadi di antara server dan client melalui port tertentu.

Setiap software internet gateway menggunakan alamat port berbeda-beda. Layanan Internet Sharing dalam Microsoft Windows menggunakan port 80 atau 8080, sementara AnalogXProxy menggunakan alamat port 6588.

Karena layanan internet sharing Windows tidak dimungkinkan bila server memiliki lebih dari satu alamat IP dan alamatnya selain 192.168.0.1, maka gatway Server STT-Garut (STTG-GW) yang memiliki dua alamat IP menggunakan perangkat lunak dari partai ketiga yang mengakomodasi server dengan dua alamat IP, seperti perangkat lunak freeware AnalogXProxy. Dengan gateway tersebut, baik area COMPLAB ataupun OFFICE dapat mengakses internet melalui STTG-GW.

Dikarenakan software internet gateway yang digunakan STT-GW tidak dapat login ke provider internet begitu user pada komputer client membuka browser internet, maka login dilakukan oleh user pada computer client melalui aplikasi internet remote control, seperti perangkat lunak freeware Internet Remote Control yang dipublikasikan oleh Bysoft di www.bysoft.com. Kalau layanan internet sharing Microsoft Windows aktif, biasanya aplikasi seperti ini muncul secara otomatis pada computer client, dalam bentuk short cut pada Network Connection pada bagian Control Panel, seakan-akan computer client memiliki modem yang terhubung langsung dengan CPU.

Untuk membatasi pengguna internet, maka pemasangan aplikasi Internet Remote Control dilakukan hanya pada beberapa computer dibawah izin dan pengawasan lembaga STT-Garut. Sampai bulan Agustus 2006, aplikasi ini telah dipasang pada semua computer ketua jurusan dan bagian akademik (B.A.A.K) untuk kepentingan akademik.

3. Anti Virus Client Server

Perkembangan virus sama cepatnya dengan perkembangan perangkat lunak dan perangkat keras. Dalam tiga bulan muncul berbagai virus jenis baru dengan bentuk ancaman baru. Virus selain dibuat untuk pengujian keandalan perangkat informasi, atau untuk melumpuhkan lawan produsen perangkat lunak atau perangkat keras yang terdiri dari para pembajak dan pengembang perangkat yang sama, juga dibuat sekedar iseng untuk ketenaran, hingga perang sistem informasi.

Sumber virus tidak selalu berasal dari luar sistem, dapat juga berasal dari dalam system. Virus dan ancaman keamanan lainnya bukan semata-mata serangan dari luar system, tetapi juga dapat bias dari dalam system, dari pegawai yang tidak puas atau pegawai yang merasa diabaikan kewenangannya oleh kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan wewenang penggunaan software atau dalam menentukan pengaturan software (David)

Mengingat kecepatan perkembangan virus tersebut, beberapa produsen anti virus dan laboratorium mengeluarkan software anti virus berikut definisi virus yang memungkinkan anti virus mengenali berbagai jenis virus baru. Beberapa software anti virus menyediakan layanan live update melalu internet ataupun melalui file untuk memperbaharui definisi virus, sehingga anti virus dapat mengenali virus terkini.

Anti Virus yang dibangun dengan arsitektur Client Server memungkinkan bagi administrator untuk melakukan pengelolaan anti virus secara terpusat, mulai dari penjadualan pemindaian virus seluruh computer klien, pembaharuan definisi virus semua computer klien dengan hanya memperbaharui definisi virus server, isolasi file terinfeksi terpusat, dan lain sebagainya.

Gambar 3 : Console untuk penanganan virus terpusat pada Norton Symantec Anti Virus.

Untuk mengamankan seluruh computer di lingkungan STT-Garut dari serangan virus, maka seluruhnya dipasang anti virus client yang dikelola oleh anti virus server pada STT-GW. Kemudian administrator melakukan pengaturan pada anti virus server dalam hal penjadualan pemindaian virus, laporan hasil pemindaian untuk clien, hak akses user atas anti virus client, dan pembaharuan virus definition. Hasilnya, setiap jam istirahat semua computer dipindai oleh server. Apabila virus definition-nya sudah kadaluarsa atau computer clientdiserang virus, administrator akan mengetahuinya dari laporan user atau dari komputernya, karena anti virus server akan mengirimkan pesan ke seluruh computer client.

4. Akses Informasi Luas Terbatas dengan SMS Gateway

Bentuk komunikasi lain yang akan dikembangkan dengan mahasiswa berikut orang tuanya adalah layanan informasi melalui SMS. Gateway ini akan dipasang pada server STTG-GW karena lebih aman dibandingkan di server lainnya. Penempatan ini dimaksudkan untuk menghindari ancaman terhadap sistem informasi melalui SMS. Apabila STTG-GW mengalami kerusakan, system informasi tetap berjalan karena database-nya tersimpan di database server khusus, yakni STTG-DB. Dengan demikian kegiatan transaksi berikut informasinya akan terus berjalan dan lebih terjaga.

D. DATABASE SERVER

Salah satu komponen sistem informasi di STT-Garut adalah database. Semua data transaksi penting disimpan dalam database. Mengingat pentingnya kedudukan database bagi sistem informasi, maka daftar pengguna database dibatasi. Komputer yang menjalankan database server pun diisolasi di ruang server. Agar transmisi data lebih lancar, atau performa server terjaga, dan data lebih aman, maka database dipasang pada computer khusus dan tidak pada gateway server.

Gambar 4 : Backup database SIYAR dilakukan secara otomatis setiap hari

Komputer khusus ini kemudian diberi nama STTG-DB. Selain menyediakan database server yang mendukung sistem informasi di lingkungan STT-Garut, STTG-DB juga menyediakan folder BACKUP untuk keperluan backup database atau penyimpanan salinan database periodik, yang dibuka hanya untuk user yang berkepentingan, seperti administrator dan user Sistem Informasi Managemen Akademik (SIMAK). Selain itu, folder tersebut juga digunakan oleh Database Management System untuk menyimpan salinan backup database yang dilakukannya secara otomatis dan periodic pada jam-jam tertentu. Dan dalam periode yang lebih lama dari periode tersebut, data backup itu disalin oleh Server ke dalam keping CD-RW untuk didokumentasikan diluar server.

Otomatisasi backup database dilakukan dengan service yang tersedia pada software aplikasi database-nya ataupun software operasi. Sebagai contoh, pada software aplikasi database seperti SQL Server, otomatisasi backup dilakukan dengan menggunakan layanan maintenance atau backup. Sementara pada software operasi seperti Windows XP, otomatisasi backup database dilakukan dengan menggunakan layanan backup yang short cut-nya tersedia pada menu system tools. Alternatif lainnya adalah menggunakan software partai ketiga.

Text Box:

Gambar 5 : Layanan backup pada SQL Server melalui menu Maintenance dan menu Backup.

Gambar 6 : Tingkat Pembatasan Akses Setiap Server

E. DATACENTER SERVER

Selain dua server di atas, ada satu server yang diadakan untuk menyimpan file penting lembaga STT-Garut, mulai dari file kerja hinga salinan software aplikasi program atau driver perangkat komputer. Sama dengan database, file penting yang tersimpan server ini hanya diakses oleh user tertentu yang berkepentingan. Pembatasan selain dilakukan dengan mengatur daftar user pada folder sharing, juga dilakukan dengan memberikan alamat IP yang berbeda dengan yang digunakan oleh computer diluar area.

F. REMOTE ACCESS SERVICE

Agar server sangat dibatasi persentuhan secara fisik dengan siapapun, maka dengan staf yang menanganinya (administrator) pun persentuhannya harus dibatasi. Administrator menggunakan computer lain untuk mengelola server dengan aplikasi remote desktop atau remote administrator. Pada gambar 1 sebelumnya terlihat bahwa ketiga server tidak dilengkapi dengan i/o device seperti monitor dan keyboard. Administrator memasuki ketiga server melalui computernya dengan menggunakan aplikasi remote, seperti remote desktop connection, virtual network computing, dan lain sebagainya.

Gambar 7 : Dialog Remote Desktop Connection yang dapat digunakan oleh administrator untuk mengakses Sever.

Server dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh administrator bukan hanya dalam radius local area network, tetapi juga di manapun dan kapanpun sepanjang server terhubung dengan jaringan komunikasi, apakah fiber optic, pemancar, ataupun telephone. Dengan demikian administrator tidak terhambat pekerjaannya dalam mengelola server walaupun dia berada di luar kota atau negara.

G. PERANGKAT PENDUKUNG SERVER

Yang akan dibahas sekarang adalah urgensitas perangkat pendukung bagi server yang telah diotomatisasikan tersebut yang meliputi alat pengaman pasokan daya dan suhu udara.

1. Pencegahan Ganguan Listrik

Dua macam gangguan yang akan menggangu server dalam persoalan pasokan daya yakni: pertama tegangan yang naik turun secara ekstrim, dan kedua hilangnya pasokan listrik ke server karena pemadaman atau gangguan listrik. Dua alat yang digunakan untuk menghadapi gangguan tersebut adalah Uninterruptible Power Supplies (UPS) dan stabilizer.

UPS digunakan untuk menjaga agar server tetap berjalan apabila pasokan listrik ke server hilang. Karena jumlah server yang menggunakan UPS lebih dari satu, maka selain menggunakan internal battery, juga mengunakan external battery. Apabila waktu terputusnya pasokan listrik berlangsung lama, begitu simpanan listrik pada internal battery habis, pasokan kemudian diberikan UPS dari external battery.

Gambar 8 : Model UPS dengan dukungan Stabilizer.

Sementara itu, Stabilizer digunakan untuk menjaga agar tegangan listrik ke server stabil, sekalipun listrik mengalami naik turun tegangan secara ekstrim. Spesifikasi Stabilizer ditentukan oleh besar tegangan listrik yang dihadapinya dan jumlah pengguna pasokan listriknya.

2. Pencegahan Ganguan Panas

Motherboard dan bagian lainnya pada computer memiliki keterbatasan dalam menghadapi temperatur panas. Apabila temperature di atas ambang maksimum, maka perangkat cerdas dalam BIOS motherboard akan membuat computer melakukan start ulang (restarting) atau shutdown. Semakin dingin mesin, semakin baik performa computer. Oleh karenanya, selain melengkapi chasis CPU dengan kipas dengan tata arus udara yang baik, juga perlu melengkapi ruang server dengan kipas dengan tata arus udara yang baik pula.

Sebagaimana pada chasis CPU, pada ruang server harus dilengkapi ventilasi dan kipas angin yang menarik udara ke dalam ruang pada satu sisi dan mendorong keluar ruang pada sisi lainnya, sehingga udara dalam ruang server dapat mengalir dengan baik. Aliran udara yang baik akan memberikan suhu ruangan yang baik, dan memberikan pengaruh baik bagi semua server dalam ruangan tersebut.

Gambar 9 : Pengaturan kipas di ruang server harus memiliki kwualitas hasil akhir yang sama dengan hasil dari pengaturan arus udara pada chasis system NLX dan yang semislanya.

Artikel ini dibuat sebelum pembelian dua buah computer Server HP Proliant ML150 Generation 3, pembangunan ruang server, dan pemasangan air conditioner di ruang tersebut. Artikel ini akan menjelaskan kenapa saya mengadakan Server dan mengisolasi Server pada ruang khusus.

Saya mengadakan server di STT-Garut sejak saya mengenal sistem operasi Novel Netware dan Microsoft Windows NT Server v.4, sekitar tahun 2002 untuk kepentingan penyimpanan data praktikum. Sebelumnya di STT-Garut tidak ada komputer server, sekalipun aplikasi program database semisal sistem informasi manajemen akademik sudah ada.

Ide pemisahan server seperti yang dituangkan dalam artikel ini muncul pada tahun 2004 pada saat aplikasi program Sistem Pembayaran yang saya buat menggunakan arsitektur database client-server, di mana database manajemen system (DBMS) dan klien dijalankan pada komputer terpisah. Pada saat itu saya menjadikan komputer Laboratorium lama sebagai Server Gateway untuk berbagi internet antara kantor dan laboratorium, yang ekaligus sebagai Data Center tempat menyimpan data praktikum. Sementara komputer server yang dibeli bersamaan dengan pembelian computer Laboratorium berprosesor 1.5 GHz saya jadikan Server Database tempat DBMS aplikasi Sistem Pembayaran tersebut.

Insfirasi utama saya dalam pemisahan server adalah buku Dosen saya, Ahmad Hazairin Ramli, Dipl.Inf tentang Server, di mana di buku tersebut saya melihat gambar server-server dengan fungsi yang berbeda membangun layanan portal internet. Di luar insfirasi tersebut, saya meyakinkan bahwa pemisahan itu bukan tanpa alasan. Gambaran sederhana alasan saya terejawantahkan dalam Gambar 2.6.

Sekarang saya berkantor di Ruang Teknologi Informasi, tepat berada di tengah ruang-ruang kantor di STT-Garut. Ruangan yang merupakan bagian bawah tangga itu telah disetujui oleh Prof. Ali Ramdhani sebagai ruang server dan disekat dengan dinding tembok untuk memisahkan antara ruang kerja dengan ruang server, seperti yang saya kehendaki. Server HP sudah bekerja 24 jam, dan air conditioner setia mendinginkannya. Pekerjaan saya sekarang adalah mendayagunakan server tersebut dengan mengembangkan aplikasi komputer Sistem Kampus. Pengelolaan maintenance computer di Laboratorium yang sudah saya jalankan selama 5 tahun kini saya serahkan kepada asisten yang saya rekrut.

Pekerjaan saya bertambah setelah pencanangan program Yamusa Cyberspace. Sebagai konsekuensinya, saya harus membagi waktu untuk membangun infrastruktur TI Yayasan, mulai dari membangun Server sebagai router dan Bandwidth Manajement untuk keperluan distribusi internet dari VISAT ke lembaga-lembaga di bawah Yayasan, hingga pemasangan antenna dari satu titik ke titik lainnya.

Dalam menjalankan program tersebut, saya ditemani Sekretaris Yayasan, Nahdi Hadianto, SE. Beliau tidak sungkan untuk membantu dan memberi masukan kepada saya seputar infrastruktur TI. Kini beliau sudah bisa membangun bridge wif sendiri, yang karenanya saya memiliki waktu untuk mencari teknologi untuk diterapkan dalam jaringan Yamusa, seperti VOIP, streaming video, radio internet broadcasting, dan lain sebagainya.

Ide yang sekarang sedang saya realisasikan adalah menjadikan Server milik STTG tersebut sebagai Server untuk melayani berbagai keperluan di lembaga-lembaga Yayasan al-Musaddadiyah. Saya merasa yakin insya Alloh, bahwa I2S2C akan segera terwujud. Dan kesenangan yang kelak saya miliki begitu I2S2C terwujud adalah kesenangan seorang Teknokrat Informatika yang karena luapan syahwat Teknologi Informatika.

SEJARAH INTERNET

| | 0 komentar



A.Internet

1.
Pengertian Internet
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang
mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke
negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai
sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan
interaktif.
2. Sejarah internet
Berikut sejarah kemunculan dan perkembangan internet.
Sejarah intenet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan
Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA)
memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya
menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik.
Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih
dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga
mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang
ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu
mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon
@juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau
"pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke
luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan
komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni
Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih
besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini
dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu
Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar
Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100
komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau
network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin,
menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981
France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi
pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan
video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak,
maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan
Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di
Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet,
yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda,
Inggris, Denmark dan Swedia. jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail
dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada
tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal
dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan
jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah
komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi
10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus
memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah
komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam
setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah
jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim
Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah
antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk
jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah
melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah
surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi
3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-
retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama
Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator
1.0.
3. Manfaat internet

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang
mempunyai akses ke internet .Berikut ini sebagian dari apa yang
tersedia di internet: 1. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan,
rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi
untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan,
saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis,
berbagai forum komunikasi.

Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal
batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain
yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah
suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki
kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama
diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal
batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,
sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan
internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.
B. Web Site atau Situs
1.pengertian Web Site atau Situs

Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan
untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara, dan atau gabungan
dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang
membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-
masing dihubungkan dengan link-link.

2. Unsur-Unsur Web Site atau Situs

Untuk membangun situs diperlukan beberapa unsur yang harus ada agar
situs dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Unsur-
unsur yang harus ada dalam situs antara lain:

a. Domain Name Domain name atau biasa disebut nama domain adalah
alamat permanen situs di dunia internet yang digunakan untuk
mengidentifikasi sebuah situs atau dengan kata lain domain name adalah
alamat yang digunakan untuk menemukan situs kita pada dunia internet.
Istilah yang umum digunakan adalah URL. Contoh sebuah URL adalah
http://www.octa_haris.tripod.com--dapat juga tanpa www--
Ada banyak macam nama domain yang dapat kita pilih sesuai dengan
keinginan. Berikut beberapa nama domain yang sering digunakan dan
tersedia di internet:

1. Generic Domains(gTLDs)

Merupakan domain name yang berakhiran
dengan .Com .Net .Org .Edu .Mil atau .Gov. Jenis domain ini sering
juga disebut top level domain dan domain ini tidak berafiliasi
berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.
Ø.com : merupakan top level domain yang ditujukan untuk kebutuhan
"commercial".
Ø.edu : merupakan domain yang ditujukan untuk kebutuhan dunia
pendidikan (education)
Ø.gov : merupakan domain untuk pemerintahan (government)
Ø.mil : merupakan domain untuk kebutuhan angkatan bersenjata
(military)
Ø.org : domain untuk organisasi atau lembaga non profit
(Organization).

2. Country-Specific Domains (ccTLDs)

Yaitu domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi, dan sering juga
disebut second level domain,
seperti .id(Indonesia), .au(Australia), .jp(Jepang) dan lain lain.
Domain ini dioperasikan dan di daftarkan dimasing negara. Di
Indonesia, domain-domain ini
berakhiran, .co.id, .ac.id, .go.id, .mil.id, .or.id, dan pada akhir-
akhir ini ditambah dengan war.net.id, .mil.id, dan web.id. Penggunaan
dari masing-masing akhiran tersebut berbeda tergantung pengguna dan
pengunaannya, antara lain:
Ø.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
Ø.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
Ø.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
Ø.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
Ø.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam
kategori "ac.id","co.id","go.id","mil.id" dan lain
Ø.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
Ø.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan
pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU
Ø.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan
yang melakukan kegiatannya di Worl Wide Web.
Nama domain dari tiap-tiap situs di seluruh dunia tidak ada yang sama
sehingga tidak ada satupun situs yang akan dijumpai tertukar nama atau
tertukar halaman situsnya. Untuk memperoleh nama dilakukan penyewaan
domain, biasanya dalam jangka tertentu(tahunan).

b. Hosting
Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk
tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya
yang akan ditampilkan di situs. Besarnya data yang bisa dimasukkan
tergantung dari besarnya hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar
hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan
dalam situs.
Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan
ruangan harddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte).Lama
penyewaan hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting
dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak
dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.

c. Scripts/Bahasa Program
Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam
situs yang pada saat diakses. Jenis scripts sangat menentukan statis,
dinamis atau interaktifnya sebuah situs. Semakin banyak ragam scripts
yang digunakan maka akan terlihat situs semakin dinamis, dan
interaktif serta terlihat bagus. Bagusnya situs dapat terlihat dengan
tanggapan pengunjung serta frekwensi kunjungan.
Beragam scripts saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas situs.
Jenis jenis scripts yang banyak dipakai para designer antara lain
HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets dsb. Bahasa dasar yang
dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan ASP dan lainnya merupakan
bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan
interaktifnya situs.
Scripts ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri, bisa juga
dibeli dari para penjual scripts yang biasanya berada di luar negri.
Harga Scripts rata-rata sangat mahal karena sulitnya membuat, biasanya
mencapai puluhan juta. Scripts ini biasanya digunakan untuk membangun
portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi,
email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap
saat. Khusus Jilbab Online menggunakan bahasa ASP(Active Server
Pages).

d. Design Web
Setelah melakukan penyewaan domain dan hosting serta penguasaan
scripts, unsur situs yang paling penting dan utama adalah design.
Design web sangat menentukan kualitas dan keindahan situs. Design
sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya
sebuah web site.
Untuk membuat situs biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa
web designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di
kota-kota besar. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat
ditentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak penguasaan web
designer tentang beragam program/software pendukung pembuatan situs
maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pula
sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang
tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu
tergantu ng kualitas designer.

e. Publikasi
Keberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau
dikenal oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif
tidaknya situs sangat tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar
yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepada masyarakat memerlukan apa
yang disebut publikasi atau promosi.
Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara
seperti dengan pamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya
tapi cara ini bisa dikatakan masih kurang efektif dan sangat terbatas.
cara yang biasanya dilakukan dan paling efektif dengan tak terbatas
ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet melalui search
engine-search engine(mesin pencari, spt : Yahoo, Google, Search
Indonesia, dsb)
Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang
membayar. Yang gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa
masuk dan dikenali di search engine terkenal seperti Yahoo atau
Google. Cara efektif publikasi adalah dengan membayar, walaupun harus
sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke search engine
dan dikenal oleh pengunjung.

3. Pemeliharaan Web Site atau Situs

Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap
waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita,
artikel, link, gambar atau lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang
baik situs akan terkesan membosankan atau monoton juga akan segera
ditinggal pengunjung.

Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap
hari, tiap minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara
periodik saja tergantung kebutuhan(tidak rutin). Pemeliharaan rutin
biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia artikel, organisasi
atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik bisanya untuk
situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya.

MEMBANGUN SERVER MENGGUNAKAN LINUX SUSE

| | 0 komentar


Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
PANDUAN LENGKAP
MEMBANGUN SERVER BERBASIS GUI
MENGGUNAKAN LINUX SuSE
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1

Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
DASAR-DASAR PERANGKAT KERAS
Penggunaan komputer telah begitu luas dan mencakup seluruh sendi
kehidupan dan telah menjadi salah satu kebutuhan pokok dalam kegiatan seharihari.
Namun pada awalnya, komputer hanya digunakan untuk alat hitung belaka.
Komputer berasal dari bahasa latin “to compute” yang berarti alat hitung.
+ Alur Kerja Komputer
Sistem kerja komputer secara garis besar terbagi atas 3 bagian, dan seluruh
bagian ini saling berkaitan satu sama lain. Yaitu Input Device, Process Device,
Output Device. Didalam Process Device terdapat beberapa alur kerja lagi.
Perhatikan Gambar skema dibawah ini.
Gambar 1 Alur Kerja Komputer

Input Device
Input device berfungsi untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer.
Contoh – contoh input device adalah :
1. Keyboard
Keyboard atau papan ketik berfungsi untuk memasukkan perintah secara
langsung ke dalam komputer yang berupa karakter, baik angka, huruf maupun
kode ASCII. Secara fisik, keyboard terbagi atas 3 bagian, yaitu :
+ Keyboard Serial
+ Keyboard PS/2
+ Keyboard Wireless
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 2 Keyboard Dan Mouse
2. Mouse
Mouse yang dalam bahasa Indonesia berarti “tikus” (Disebut seperti ini karena
bentuk dan kabel yang terdapat pada mouse benar-benar menyerupai tikus),
berfungsi untuk membantu dalam memberikan perintah kepada komputer dalam
bentuk pointer. Secara fisik, mouse juga terbagi atas 3, yaitu :
- Mouse Serial
- Mouse PS/2
- Mouse Wireless
Gambar 3 Beberapa Jenis Mouse
3. Trackball
Secara umum, trackball memiliki fungsi yang sama dengan mouse. Yang
membedakan pada trackball adalah bentuknya yang menyerupai bola. Sehingga
pemilihan pointer menjadi lebih selektif
Gambar 4 Trackball

4. Scanner
Scanner berfungsi untuk memasukkan data gambar ke dalam komputer dan
memiliki prinsip kerja yang sama dengan mesin photo copy. Secara umum,
scanner terbagi atas 2, yaitu faltbed scanner dan handled scanner.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Saat ini, beberapa scanner telah dilengkapi dengan OCR dan software yang
mampu membaca citra digital sebagai text sehingga dapat langsung diedit dalam
komputer oleh perangkat lunak pengolah kata.

5. Digitizer
Digitizer banyak digunakan oleh kartunis yang membutuhkan koneksi langsung
antara coretan yang mereka buat dengan sistem komputer. Digitizer memiliki
bentuk menyerupai buku tulis namun lebih tebal dan terhubung langsung
dengan komputer melalui port serial atau USB.
6. Kamera
Seiring dengan perkembangan teknologi, pengguna kamera juga telah banyak
yang beralih kepada kamera yang memiliki hubungan dengan komputer dengan
pertimbangan kemudahan dalam pengeditan dan penambahan komponen.
Gambar 6 Kamera Digital

7. Mic
Pengguna multimedia juga akan dimanjakan dengan fasilitas input ini, karena
dengan tersedianya microphone yang terintegrasi dengan sistem komputer dapat
mempermudah mereka untuk memberikan beberapa sentuhan efek bagi musik
maupun audio.

8. Joystick
Pengguna game akan amat membutuhkan perangkat ini, karena akan
memudahkan mereka melakukan manuver-manuver yang sulit dilakukan oleh
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
penggunaan keyboard dan mouse. Jenis joystick yang dapat digunakan pada
komputer juga amat banyak, termasuk dengan jenis khusus yang digunakan
untuk game balap yang dilengkapi dengan roda kemudi dan pedal.
Gambar 7 Joystick
Masih banyak lagi input device yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari,
utamanya dalam pemakaian khusus yang memerlukan kontrol langsung dari sistem
komputer.
+ Output Device
Output device adalah peralatan yang digunakan untuk melihat atau memperoleh
hasil pengolahan data / perintah yang telah dilakukan oleh komputer.
Contoh-contoh output device adalah :
1. Monitor
Monitor merupakan alat output yang paling umum dan berfungsi untuk melihat
hasil pengolahan data pada layar, baik berupa karakter, gambar maupun warna.
Secara umum, monitor terbagi atas :
- CRT (Cathode Rays Tube)
Merupakan monitor yang berfungsi dengan prinsip penembakan sinar katoda.
Bentuk fisik monitor ini sama dengan televisi namun secara umum hanya
terdiri dari 4 blok, yaitu video, vertikal, horisontal dan power supply. Monitor
type ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain adalah : Membutuhkan
daya yang besar, menghasilkan panas yang cukup tinggi, memiliki bentuk
fisik yang besar (walaupun ada juga yang memiliki dimensi yang kecil namun
tetap tidak praktis karena gambar yang dihasilkan tetap kecil) dan memiliki
radiasi yang besar (walaupun ada beberapa type yang menggunakan jenis
tabung tertentu yang mampu menyerap radiasi yang dihasilkan oleh
tembakan CRT). Namun, secara umum monitor ini memiliki harga yang cukup
rendah sehingga tetap merupakan peratalan standard dalam unit komputer.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 8 Monitor CRT
- LCD (Liquid Crystal Display)
Sistem kerja monitor ini jauh berbeda dibandingkan dengan CRT. LCD
menggunakan cairan kristal khusus yang berpendar apabila dilalui oleh sinyal
listrik sehingga menghasilkan bentuk dan warna. Kelemahan LCD adalah
harganya yang cukup mahal dan komponen fisik yang ada amat rentan
terhadap gangguan, namun LCD juga memiliki beberapa kelebihan
diantaranya adalah : hanya memerlukan daya yang rendah (Tegangan yang
digunakan cuma 12 Volt), bentuk fisik yang kecil dan ramping sehingga
mudah ditempatkan serta tidak menghasilkan radiasi.
Gambar 9 LCD
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
2. Printer
Printer berfungsi untuk mencetak output yang dikeluarkan oleh Process Device.
Secara garis besar, printer terbagi atas 3 bagian, yaitu :
- Printer Dot Matrix
Jenis ini disebut dengan “Dot Matrix” karena hasil cetakan dibentuk oleh
hentakan jarum pada pita yang membentuk karakter berupa titik-titik yang
beraturan. Oleh sebab itu, maka suara yang dihasilkan oleh printer jenis ini,
jauh lebih besar dan kasar dibandingkan dengan jenis printer lainnya.
Kehalusan hasil cetakan ditentukan oleh banyaknya jarum yang digunakan.
Minimal jumlah jarum yang digunakan adalah 9 pin dan maksimal adalah 24
pin. Salah satu contoh printer yang menggunakan 9 pin adalah Epson LX-300
dan 800, sedangkan yang menggunakan 24 pin adalah LQ (Letter Quality)
1170 dan 2180. Bentuk printer jenis ini juga terdiri dari beberapa macam, ada
yang hanya mampu mencetak dengan ukuran folio, dan ada pula yang
mampu mencetak dengan ukuran double folio. Tinta yang digunakan adalah
pita karbon.
Gambar 10 Printer Dot Matrix 9 pin dan 24 pin
- Printer Inkjet
Sesuai dengan namanya, printer jenis ini mencetak dengan menggunakan
semburan tinta cair pada permukaan kertas, sehingga hasil cetakannya jauh
lebih bagus, lebih cepat dibandingkan dengan dot matrix. Printer ini juga
mampu mencetak warna dengan sempurna, bahkan beberapa jenis printer
bahkan mampu mencetak dengan kualitas foto dan mampu mencetak pada
permukaan selain kertas (Plastik dan kain). Printer inkjet yang terkenal saat
ini adalah Canon BubleJet dan HewlletPackard.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 11 Contoh Printer Inkjet
- Printer Laser Jet
Printer jenis ini memiliki kecepatan dan kualitas cetakan yang jauh
melampaui Dot Matrix dan Inkjet. Prinsip kerja printer ini amat mirip dengan
mesin Photocopy, yaitu dengan prinsip serbuk tinta dan elemen pemanas.
Secara umum, printer ini hanya mampu mencetak dengan dua warna (Hitam
dan Putih), namun pada jenis tertentu telah dilengkapi dengan tinta warna
sehingga mampu mencetak dengan full color.
Gambar 12 Beberapa Laserjet Printer
3. Plotter
Plotter secara prinsip memiliki fungsi yang sama dengan printer. Yang
membedakan secara umum adalah ukuran dan peruntukan dari plotter tersebut.
Plotter mampu mencetak pada kertas dengan ukuran A0, dan biasanya
digunakan untuk mencetak peta dan gambar ukuran besar lainnya.
Plotter juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, yang dimulai hanya
dengan menggunakan pena sebagai alat cetak, hingga saat ini telah
menggunakan inkjet dan bubuk tinta (Laserjet)
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 13 Contoh Plotter

4. Speaker
Fungsi speaker pada komputer sama dengan fungsi speaker pada perangkat
audio sistem. Yang membedakan secara garis besar hanyalah pada ukurannya.
Speaker pada komputer dibuat seefisien mungkin agar tidak terlalu memerlukan
banyak tempat. Namun pada pengguna tertentu terkadang menghubungkan
output sound mereka pada perangkat speaker lainnya untuk lebih memberikan
kepuasan yang lebih.
Gambar 14 Speaker “Surround”
Masih banyak lagi output device yang sering digunakan pada komputer, utamanya
pada sistem khusus yang diatur oleh komputer (Misalnya pengontrol robot, dan lainlain).
+Process Device
Pada bagian inilah seluruh data yang diberikan oleh Input Device diolah dan
selanjutnya diteruskan kepada Output Device. Seluruh unjuk kerja komputer amat
bergantung pada komponen-komponen pada bagian ini.
Komponen-komponen Process Device adalah :
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1

1. Processor
Komponen kecil ini adalah inti dari sebuah komputer. Dalam komponen inilah
seluruh perhitungan matematis yang amat rumit dilakukan. Singkat kata,
kecepatan, kehandalan dan kompabilitas PC ditentukan oleh Processornya.
Processor dapat dibedakan dari perbedaan jumlah data bus-nya. Misalkan ada
processor 8 bit, itu berarti processor tersebut memiliki 8 data bus.
Ada beberapa produsen processor untuk PC, seperti Intel, AMD, Cyrix dan
Winchip IDT, namun dalam laporan ini kita menggunakan standard processor
keluaran Intel Corp.
Gambar 15 Beberapa Contoh Processor
Dalam perkembangannya, processor sampai saat ini telah mencapai 7 generasi dan
masih terus berlanjut hingga saat ini. Perkembangan processor tersebut adalah :

1. Generasi pertama
Pada generasi ini, Intel mengeluarkan CPU 16 bit pertamanya yaitu Processor
8086 (1978), namun terhambat oleh kendala harga, dimana perangkat keras 16
bit saat ini masih terlalu mahal, sehingga Intel merancang ulang processornya
dan mengluarkan Processor 8088 yang merupakan CPU 16 bit yang memiliki
lebar bus 8 bit. PC pertama (1981) menggunakan Processor jenis ini

2. Generasi Kedua
Pada generasi ini, Intel merilis Processor 80286 (1982) yang juga merupakan
processor 16 bit namun memiliki kemampuan yang lebih, utamanya dalam
penanganan perintah dan mode kerja baru “24 bit virtual address mode” yang
menegaskan arah perpindahan dari DOS ke windows.

3. Generasi Ketiga
Intel meluncurkan Processor 80386 DX pada tanggal 17 Oktober 1985 yang
merupakan Processor 32 bit pertama. Pada generasi inilah procesor mampu
bekerja secara multitasking .

4. Generasi Keempat
Pada generasi ini, Intel mengeluarkan Processor 80486 DX (10 April 1989) yang
mampu bekerja dua kali lebih cepat dari pendahulunya. Intel juga mengeluarkan
Processor 80486 SX yang merupakan chip yang tidak lengkap dengan
dihilangkannya Math co-processor.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Produsen selain Intel juga mengluarkan beberapa jenis processor, misalnya
Cyrix dan Texas Instruments mengeluarkan 486 SLC dan IBM mengeluarkan
486 SLC2

5. Generasi Kelima
Pada generasi inilah, beberapa produsen Processor mulai berlomba
mengeluarkan produk-produk terbaik mereka, diantaranya adalah :
• Intel
Pada tanggal 22 Maret 1993, Intel mengembangkan Pentium Classic (P54C),
dimana processor ini mampu menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik
clock (super scalar) yang sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip.
Bus sistem juga mengalami perubahan besar, yaitu menjadi 64 bit dan
kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sejak itu, Intel
memproduksi dua macam Pentium: yang bekerja pada sistem bus 60 MHz
(P90, P120, P150 dan P180) dan sisanya, bekerja pada 66 MHz (P100, P133,
P166 dan P200)
Pada tanggal 8 Januari 1997, Intel memperkenalkan Processor type MMX
(Multi Media Extension) atau P55C, dimana dalam processor tersebut
ditambahkan 57 perintah integer baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit,
yang menambah kemampuan CPU dalam penanganan aplikasi multimedia.
Pentium yang menggunakan fasilitas ini adalah P200 MMX dan P233 MMX
• Cyrix
Cyrix 6x86 diperkenalkan pada 5 Februari 1996 dan merupakan tiruan
pentium yang murah, namun terkenal dengan unjuk kerja yang buruk
utamanya pada floating-point-nya. Pada tanggal 30 Mei 1997, Cyrix
memperkenalkan 6x86 MX yang kemudian dikenal sebagai MII (M-two) yang
kompatibel dengan Pentium MMX. Kecepatan Bus yang digunakan oleh Cyrix
adalah 60 MHz (PR166), 66 MHz (PR200 dan PR300), 75 MHz (PR233 dan
PR266), 83 MHz (PR333) dan 95 MHz (PR433 dan PR466)
Gambar 16 Processor Keluaran Cyrix
• Advanced Micro Devices
Pentium-pentium AMD bersaing ketat dengan Intel, utamanya dari segi
kecepatan dan harga. AMD menggunakan teknologi mereka sendiri sehingga
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
processornya bukan merupakan clone atau tiruan dari Intel. Processor yang
dikeluarkan oleh AMD adalah :
- AMD K5 yang menggunakan rating dari Pentium dan dapat disamakan
dengan Pentium Classic (P54C) dari Intel. PR133 dan PR166 berharga
jauh lebih murah dari jenis Pentium yang sebanding.
- Pada tanggal 2 April 1997, AMD meluncurkan AMD K6 yang berunjuk kerja
sedikit lebih baik dari Pentium MMX. Processor ini berisi 8,8 juta transistor
- Tanggal 28 Mei 1998, AMD memasarkan K6-2 yang memiliki plug-in 3D
baru yang disebut dengan 3Dnow! Yang merupakan penambahan 21
perintah baru untuk mewujudkan unjuk kerja 3D yang jauh lebih baik.
- Processor ini memiliki unjuk kerja yang amat bagus dan memiliki harga
yang lebih murah dibandingkan dengan Processor Intel pada spesifikasi
yang sama.
- Kecepatan bus yang digunakan pada processor ini adalah : 66 MHz (K6-2
266), 88 MHz (K6-2 266), 95 MHz (K6-2 333 dan K6-2 380), 100 MHz (K6-
2 300, K6-2 350 dan K6-2 400)

6. Generasi Keenam
Pada generasi ini, persaingan antar produsen Processor semakin hebat, dimana
tiap-tiap Produsen terus menerus mengeluarkan inovasi dan produk terbaik
mereka yang terus bersaing, baik dari segi kecepatan maupun harga.
• Intel
Intel mengeluarkan beberapa jenis procesor pada generasi ini, antara lain :
 Pentium Pro
Pengembangan Pentium Pro dimulai pada tahun 1991 di Oregon dan
diperenalkan pada 1 November 1995. Pentium Pro merupakan processor
RISC murni dan dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada Windows NT
atau OS/2. Processor ini menggunakan Soket 8 pada Motherboard.
+ Pentium II
Dengan nama sandi “Klamath”, Processor ini diperkenalkan 7 Mei 1997
dan menggunakan modul SECC (Single Edge Contact Catridge) yang lebih
familiar dengan Soket 1. Pentium II tersedia dalam 233, 266, 300, 333,
400, 450 dan 500 MHz (dan terus berkembang dengan kecepatan yang
lebih tinggi).
Pentium II berbentuk kotak plastik persegi empat yang besar, yang berisi
CPU dan cache. Juga terdapat sebuah controller kecil (S82459AB) dan
kipas pendingan dengan ukuran yang besar.
+ Pentium II Celeron
Awal 1998, Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium II yang
agak mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233, yang menawarkan
unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak. Maka Intel membuat merk
CPU baru yang disebut Celeron. Processor ini sama dengan Pentium II
kecuali cache L2 yang telah dilepas. Processor ini dapat disebut Pentium
II-SX. Catridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pada bus sistem
66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
+Pentium II Celeron A : Mendocino
Type Processor ini, baik kecepatan maupun bentuknya, mirip dengan
Pentium II. Yang membedakan adalah penambahan cache L2 sebesar 128
Kb didalam catridgenya, yang memberikan unjuk kerja yang amat baik,
karena cache L2 bekerja pada kecepatan CPU penuh.
+ Pentium II Celeron PPGA : Soket 370
Processor ini menggunakan Soket 370 baru untuk celeron dan dikemas
dalam Plastic Pin Grid Array (PPGA). Soket PPGA 370 terlihat seperti soket

7 tradisional dan memiliki 370 pin.
+ Pentium II Xeon
Pada 26 Juli 1998, Intel mengenalkan catridge Pentium II baru yang diberi
nama Xeon. Ditujukan untuk penggunaan server dan pemakai high-end.
Xeon menggunakan konektor baru yang disebut Slot Two. Perbedaan
utama antara Xeon dan Pentium II lainnya adalah besar cache L2 yang
terintegrasi dapat mencapat 2 Mb
+ Pentium III – Katmai
Pada bulan Maret 1999 Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang
ditingkatkan dengan perintah grafis (diantaranya 70 buah perintah).
Perintah ini disebut Katmai New Instructions (KNI) / Perintah baru Katmai
atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D
– seperti teknologi 3Dnow! AMD. KNI diperkenalkan pada Pentium III 500
MHz baru. Processor ini sangat mirip dengan pentium II. Menggunakan
Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemakaian Katmai dan
SSE.
Pentium III Xeon (dengan nama sandi Tanner) diperkenalkan 17 Maret
1999.
Gambar 17 Processor Generasi Keenam dari Intel
• AMD
Pada generasi ini, AMD mengenalkan AMD K6-3 yang merupakan K6 model 9
dengan nama sandi “Sharptooth,” yang mungkin mempunyai cache tiga
tingkat. Kecepatan clock Processor ini adalah 400 MHz dan 450 MHz.

7. Generasi Ketujuh
Pada generasi ini, pertarungan antara Processor-processor tercepat, utamanya
antara Intel dan AMD semakin menghangat. Masing-masing produsen mengeluarkan
Processor terbaik mereka.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
• AMD
Processor AMD utama yang sangat menggemparkan, Athlon (K7)
diperkenalkan Agustus 1999. Athlon dapat mengungguli Pentium III pada
frekwensi yang sama.
Athlon menggunakan Soket khusus (Slot A) dalam pemasangannya karena
AMD tidak memiliki lisensi untuk menggunakan rancang bangun Slot 1,
sehingga rangkaian logika controller datang dari Digital Equipment Corp.
Spesifikasi Athlon adalah :
- Memiliki clock 600 MHz pada versi pertama
- Memiliki cache L2 mencapai 8 Mb (Minimum 512 Kb)
- Memiliki cache L1 sebesar 128 Kb
- Beirsi 22 juta transistor (Pentium III mempunyai 9,3 Juta)
- Memiliki kecepatan ram hingga 200 MHz (Peningkatan hingga 400 MHz
diharapkan kemudian)
- Dapat menangani dan menyusun kembali hingga 72 perintah secara
serentak (Pentium III dapat melakukan 40, K6-2 hanya 24)
- Unjuk kerja FPU yang hebat dengan tiga perintah serentak dan satu
GFLOP pada 500 MHz (1 milyar perintah bilangan floating-point tiap detik)
dengan 80 bit bilangan floating-point.
Athlon akan memberi persaingan Intel dalam segala lapisan termasuk server,
yang dapat dibandingkan dengan processor Xeon.
Gambar 18 Processor Generasi Ketujuh dari AMD
• Intel
Pada generasi ini, Intel berupaya keras untuk menghadang laju AMD dengan
mengeluarkan Processor Pentium 4 dengan kecepatan minimal 1,4 GHz, dan
terus berkembang sampai saat ini.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 19 Generasi Processor
2. Motherboard
Gambar 20 Motherboard
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Motherboard atau “papan ibu” dan biasa juga disebut dengan “Mainboard”
adalah komponen terbesar yang terdapat dalam sebuah Process Device.
Fungsi motherboard secara keseluruhan adalah tempat utama untuk
memasang peripheral lain, seperti Processor, Memori, VGA Card, dan lainlain.
Seperti processor, motherboard juga memiliki beberapa produsen,
diantaranya adalah : Intel, Asus, Iwill, Abit, DFI, Gigabyte, dan masih banyak
lagi.
Motherboard terdiri dari beberapa komponen, yaitu :
• Soket Processor
Soket processor berfungsi untuk menancapkan Processor ke motherboard.
Ada beberapa jenis Soket yang tersedia, bergantung kepada jenis Processor
yang dapat dipasang. Jenis-jenis soket tersebut adalah :
Socket CPU Yang sesuai
Jumlah
Pin
DIP 8088 dan 8086 40
Socket 3 386 168
Socket 5 486 dan Pentium Klasik (P54C) 321
Socket 7 Pentium, MMX, K5, 6x86, K6, IDT
Winchip, 6x86MX, K6-2
321
Socket 8 Pentium Pro 387
Slot One Pentium II 242
Slot One Pentium II (bus sistem 100 MHz)
Pentium III (bus sistem 100 dan 133
MHz)
242
Slot One Celeron 242
Socket 370 Celeron yang di-Socket 370
Slot Two Pentium II Xeon, Tanner 330
Socket 423 Pentium IV 423
Gambar.21 Tabel Jenis Soket Processor
Gambar 22 Soket 370 dan Soket A, Serupa tapi tak sama
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
• Chipset
Chipset berfungsi untuk mengontrol motherboard secara keseluruhan.
Frekwensi bus, jenis processor, slot ekspansi dan kapasitas memori juga
amat bergantung pada chipset. Seperti motherboard dan processor, chipset
juga memiliki berbagai produsen dan jenis, diantaranya adalah : OPTi, UMC,
Ali (ACER Laboratories Inc), SiS, VIA dan Intel.
• Slot RAM
Terdapat beberapa jenis Slot RAM, diantaranya adalah DIP, 30 Pin, 72 Pin
dan 168 pin serta Slot RIMM untuk RDRAM
• Slot Ekspansi
Slot ini berfungsi untuk menempatkan peralatan tambahan yang berfungsi
sebagai sarana komunikasi antara peralatan input / output dengan
motherboard, misalnya untuk VGA Card, Sound Card, Modem, dan lain-lain.
Jenis-jenis Slot Ekspansi adalah :
- ISA (Industri Standard Architecture) 8 bit dan 16 bit
- EISA (Extended ISA) 32 Bit
- MCA (Micro Channel Architecture) 32 Bit
- VL-Bus (VESA Local Bus) 32 Bit
- PCI (Peripheral Component Interconnect) 32 Bit
- AGP (Accelerated Graphic Port) 64 Bit
- CNR (Communication and Network Riser)
Gambar 23 Bagian-bagian Motherboard
• Port IDE , FDD Serial dan Paralel
Port ini digunakan untuk pemasangan Hard Disk (IDE Port), Floppy disk drive
(FDD Port) dan sarana komunikasi dengan perangkat lain (Serial Port) serta
untuk pemasangan printer dan scanner (Paralel Port atau LPT Port)
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
• BIOS (Basic Input Output System)
BIOS berfungsi untuk menginisialisasi dan mengkonfigurasi peripheral
utamanya dalam proses input dan output. Kedudukan BIOS berada diantara
perangkat keras dan Sistem Operasi komputer (Windows, DOS, Linux, OS/2,
dan lain-lain). Semua perintah yang berasal dari sistem operasi, misalnya
menulis ke disket atau membaca CDROM, ditampung dulu oleh BIOS.
• Slot Power
Secara garis besar, slot power supply yang biasa digunakan terbagi 2 jenis,
yaitu AT dan ATX.
3. Memori
Secara garis besar, memori dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :

1. First Level (L1) Cache
Memori yang bernama L1 Cache ini adalah memori yang terletak paling dekat
dengan processor (lebih spesifik lagi: dekat dengan blok CU [control unit]).
Penempatan Cache di processor dikembangkan sejak PC i486. Memori di
tingkat ini memiliki kapasitas yang paling kecil (hanya 16 Kb), tetapi memiliki
kecepatan akses dalam hitungan nanodetik (sepersemilyar detik). Data yang
berada di memori ini adalah data yang paling penting dan paling sering
diakses. Processor AMD Athlon memiliki cache L1 sebesar 128 Kb.

2. Second Level (L2) Cache
Memori L2 Cache ini terletak di motherboard (Lebih spesifik lagi : modul
COAST : Cache On A Stick. Bentuk khusus dari L2 yang mirip seperti memori
module yang dapat diganti-ganti tergantung motherboardnya), penempatan
L2 Cache ini banyak digunakan pada motherboard 486 atau Pentium klasik.
Akan tetapi ada juga yang terintegrasi langsung dengan motherboard, atau
ada juga yang terintegrasi dengan processor module. Kapasitas L2 lebih
besar dari L1 cache, ukurannya berkisar antara 128 Kb – 2 Mb. Namun L2
cache memiliki kecepatan akses yang lebih lambat dibandingkan dengan L1
cache.
Gambar 24 Alur Data Memori
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1

3. Memori Module
Memori yang biasa terlihat dipasang pada motherboard adalah memori modul
tersebut. Memori module ini memiliki kapasitas yang berkisar antara 4Mb –
512 Mb. Kecepatan aksesnya juga berbeda, ada yang berkecepatan 80 ns, 60
ns, 66 MHz (15ns), 100 MHz (10ns), 133 MHz (7,5 ns) dan saat ini telah
dikembangkan 200 dan 400 MHz.
Memori module ini terbagi atas 2 bagian, yaitu :
a. SIMM (Single In-Line Memory Module)
Single pada SIMM ini dimaksudkan dalam penomoran pin. Pada
penampakan fisiknya, pin dan pin yang berada tepat dibaliknya memiliki
nomor yang sama.
SIMM dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah pin, yaitu :
+ 30 pins
- Pertama kali dibuat dalam modul 8 FPM (Fast Page Mode), yang
memiliki kecepatan 80 ns
- Maksimal bandwidth (lebar jalur data) : 176 Mb/sec
+ 72 pins
- FPM yang berkecepatan 70 ns
- EDO (Extended Data Output) yang berkecepatan 60 ns, maksimal
bandwidth 264 Mb/sec
Gambar 25 SIMM
b. DIMM (Dual In-Line Memori Module)
Dual berarti kedua sisi dari penampakan fisik ini menunjukkan bahwa dua
buah sisi menjalankan sekuens proses masing-masing, namun masih
mendukung satu proses utama yang sama.
Menurut proses pembuatannya, DIMM menggunakan sistem DRAM
(Dynamic RAM).
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Sistem DRAM ini juga mengalami berbagai perkembangan, antara lain:
 Synchronous DRAM (SDRAM). Jenis DRAM ini memperbaiki kecepatan
akses data yang tersimpan. Modul EDO RAM dapat dibawa ke
kecepatan tertinggi 75 MHz, sedangkan SDRAM dapat dibawa ke
kecepatan 100 MHz pada sistem yang sama. SDRAM ini juga dapat
dikembangkan lebih jauh, diantaranya :
+ PC 100 RAM, yaitu SDRAM yang dikembangkan untuk sistem bus
100 MHz
+ PC 133 RAM, yang merupakan SDRAM untuk sistem bus 133 MHz
+ ECC RAM (Error Checking and Correction RAM), yang merupakan
SDRAM untuk kebutuhan server yang memiliki kinerja yang berat.
Jenis SDRAM ini dapat mencari kerusakan data pada sel memori
yang bersangkutan dan langsung dapat memperbaikinya.
Gambar 26 DIMM
+ Burst EDO RAM (BEDO RAM) adalah jenis EDO yang memiliki
kemampuan Bursting, semula dikembangkan untuk menggantikan
SDRAM, tetapi karena prosesnya yang asinkron dan hanya terbatas
sampai 66 MHz, praktis BEDO RAM ditinggalkan.
+ Rambus DRAM (RDRAM) dikembangkan oleh RAMBUS Inc. RDRAM ini
memiliki jalur data yang sempit (8 bit) tetapi keinierjanya tidak dapat
diungguli oleh DRAM jenis lain karena memiliki Memori Controller yang
dipercanggih. Tentunya hanya motherboard yang mendukung RAMBUS
saja yang bisa memakai DRAM ini, seperti Motherboard untuk AMD K7
Athlon.
+ SyncLink DRAM (SLDRAM) dibuat karena untuk memakai RDRAM ini
harus membayar royalti kepada RAMBUS Inc. Hal ini dirasakan sangat
mahal bagi pengembang motherboard. Dengan kecepatan 200 MHz,
dan bandwidth maksimum 1600 Mb/sec cukup untuk mengkanvaskan
perkembangan RAMBUS DRAM
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
+ Double Data Rate RAM (DDRAM) dikembangkan karena kebutuhan
transmisi data sangat tinggi.

4. Expansion Card
Expansion card adalah card-card tambahan yang terpasang pada komputer dan
memiliki berbagai fungsi. Contoh card-card yang sering digunakan adalah :
1. VGA Card
VGA Card berfungsi untuk menghubungkan dan mengolah output yang
berupa data ke monitor, agar dapat ditampilkan oleh monitor. Peningkatan
kualitas CPU secara keseluruhan juga amat bergantung kepada jenis VGA
card yang digunakan. Jika komputer hanya digunakan sebatas dokumen
pengolahan data, operasi pada spreadsheet atau untuk “surfing” internet,
jenis dan kualitas VGA yang “biasa-biasa saja” sudah memadai. Tetapi jika
komputer banyak digunakan untuk aplikasi 3D berat atau bermain game
dengan kualitas gambar yang tinggi, maka kualitas VGA card mutlak
diperlukan.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan pada saat memilih sebuah video
card adalah :
a. RAMDAC
RAMDAC adalah sebuah chip yang mengkonversikan grafik PC kedalam
sinyal analog merah, hijau, biru, yang digunakan oleh monitor. Semakin
cepat RAMDAC dari sebuah kartu grafis, semakin halus gambar yang
dihasilkan (semakin bagus kualitasnya).
b. Accelerator chip
VGA Card yang dilengkapi dengan accelerator chip akan meringankan
beban processor. Usahakan accelerator yang digunakan mendukung 32
bit.
c. Type Bus
Ada 4 type bus yang biasa digunakan oleh VGA card, yaitu ISA, VL-bus,
PCI dan AGP. Type bus yang saat ini populer adalah type bus slot AGP
karena memiliki daya akselerasi lebih cepat dan sempurna untuk
digunakan oleh game-game dan gambar 3D.
d. Video Memori
Secara prinsip, semakin besar video memori, semakin cepat gerakan
animasi yang dihasilkan dan termasuk meringankan beban processor
untuk memproses grafik yang berat. Di pasaran, tersedia slot AGP video
card dari 4 MB, 8 MB, 16 MB, 32 MB sampai dengan 64 MB
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 27 VGA Card dengan slot AGP
2. Sound Card
Sound card berfungsi untuk memproses output berupa suara dan musik yang
kemudian diteruskan kepada speaker. Sound card juga dapat digunakan
sebagai alat input untuk Joystick yang digunakan untuk bermain game.
Perkembangan sound card juga semakin berkembang dari tahun ke tahun.
Saat ini sound card bukan hanya digunakan untuk bermain game, tetapi juga
menyemarakkan aplikasi-aplikasi multimedia, seperti ensiklopedia, program
pendidikan dan pengajaran dan program presentasi. Bahkan saat ini sound
card dapat dimanfaatkan untuk
penggunaan komunikasi seperti telepon VoIP (Voice over Internet Protocol),
Teleconverencing dan lain-lain. Secara umum, pemilihan sound card
bergantung pada kemampuan pemrosesan suara (16 bit atau 32 bit), jenis
suara (analog atau digital) dan support terhadap speaker (stereo atau
surround).
Gambar 28 Sound Card yang dilengkapi dengan penjelasan output
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1

3. NIC (Network Interface Card)
NIC atau biasa disebut card LAN (Local Area Network), saat ini telah menjadi
suatu peralatan standard, khususnya bagi pendidikan dan perkantoran yang
telah menerapkan sistem jaringan sebagai salah satu upaya pemberdayaan
komputer secara menyeluruh. Fungsi card LAN atau NIC adalah untuk
menghubungkan antara dua atau lebih komputer agar komputer-komputer
tersebut dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
Gambar 29 NIC Jenis 10 MBps

4. TV / Radio Tuner
Menonton televisi dan mendengarkan radio saat ini juga dapat dilakukan
dengan menggunakan komputer. Cukup dengan menambahkan TV dan Radio
card dan menghubungkan card tersebut dengan antena televisi maupun
radio.

5. MPEG Card
Untuk komputer-komputer generasi ketiga dan keempat, dimana memiliki
keterbatasan dalam sumber daya VGA Card, dapat menggunakan card ini
untuk tetap dapat menikmati film kesayangan mereka
5. Memori Eksternal (Storage Device)
Memori eksternal berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data secara
permanen (tidak seperti memori internal, dimana data dapat hilang apabila catu
daya ke komponen tersebut diputuskan). Media penyimpan ini terbagi atas :
1. Floppy Disk
Secara fisik, floppy yang saat ini sering digunakan terbagi atas 2 jenis, yaitu
5,25 inchi dan 3,5 inchi , dimana masing-masing ukuran memiliki 2 type
kapasitas, yaitu Double Density (DD) dan High Density (HD)
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Disket diputar pada kecepatan 300 rpm (Double Density) atau 360 rpm (High
Density). Sewaktu disk berputar, head dapat bergerak keluar atau ke dalam
sekitar 1 inchi, menulis sekitar 40 atau 80 track.
Floppy Disk 5,25 inchi
Karakteristik Double Density High Density
Lebar Track 0,330 mm 0,160 mm
Track per inchi 48 96
Koersivitas 300 oersted 600 oersted
Bytes per sector 512 512
Sector per track 9 15
Track per side 40 80
Side 2 2
Kapasitas 360 Kbytes 1,2 Mbytes
Gambar 30 Floppy Disk Drive 5,25 Inch dan Karakteristiknya
Floppy Disk 3,5 inchi
Karakteristik Double Density High Density
Lebar Track 0,115 mm 0,115 mm
Track per inchi 135 135
Koersivitas 300 oersted 600 oersted
Bytes per sector 512 512
Sector per track 9 18
Track per side 80 80
Side 2 2
Kapasitas 720 Kbytes 1,44 Mbytes
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Gambar 31 Floppy Disk Drive 3,5 Inch dan Karakteristiknya
2. Hard Disk
Hard Disk memiliki prinsip kerja yang sama dengan Floppy Disk dan juga
memiliki fungsi sebagai penyimpan data. Yang membedakan antara Hard Disk
dan Floppy Disk adalah bentuk fisik dan kapasitas penyimpanan data serta
kecepatan aksesnya. Sesuai dengan namanya (Hard yang berarti Keras),
media penyimpanan data dalam hard disk menggunakan media logam dan
dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang lebih
banyak. Kapasitas penyimpanan hard disk rata-rata adalah 120 MByte sampai
dengan 100 Gbyte.
Gambar 32 Bentuk fisik Hard Disk
3. CDROM
Media penyimpanan semakin hari mengalami kemajuan dengan amat pesat.
Dengan CDROM ini, besar data yang mampu dimasukkan menjadi berkali-kali
lipat dibandingkan dengan floppy. Juga daya tahan media ini lebih baik
dibandingkan dengan floppy. Jenis CDROM bergantung kepada kecepatan
putarnya, misal : CDROM 12 x berarti memiliki kecepatan putaran 12 x
kecepatan putar floppy.
Saat ini CDROM juga telah mampu merekan ke dalam format CD dan biasa
disebut dengan CD RW (Read-Write).
Gambar 33 Bentuk fisk CDROM.

MIKROTIK

| | 0 komentar
Setup Mikrotik sebagai Gateway server

MikroTik RouterOS™, merupakan system operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai
network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa
dilakukan melalui Windows application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada
Standard computer PC. PC yang akan dijadikan router mikrotikpun tidak memerlukan resource
yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk
keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk
mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.
Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :
- Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.
- Statefull firewall
- HotSpot for Plug-and-Play access
- remote winbox GUI admin
Lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com.
Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus membeli licensi terhadap
segala fasiltas yang disediakan. Free trial hanya untuk 24 jam saja. Kita bisa membeli software
mikrotik dalam bentuk CD yang diinstall pada Hard disk atau disk on module (DOM). Jika kita
membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal menancapkan DOM pada slot IDE PC kita.
Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan
sederhana sebagai gateway server.
1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin
Password:
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin
dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >
4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “Waton”
[admin@Mikrotik] > system identity set name=Waton
[admin@Waton] >
5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@Mikrotik] > interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@Mikrotik] >
6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk
koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local
kita dengan IP 172.16.0.1
[admin@Waton] > ip address add address=192.168.0.1
netmask=255.255.255.0 interfac
e=ether1
[admin@Waton] > ip address add address=172.16.0.1
netmask=255.255.255.0 interfac
e=ether2
7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@Waton] >ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@Waton] >
8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah
192.168.0.254
[admin@Waton] > /ip route add gateway=192.168.0.254
9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@Waton] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@Waton] >
10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@Waton] > ping 192.168.0.254
192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1 ttl="64" max =" 0/0.0/0">
11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@Waton] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=
no
[admin@Waton] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=
no
12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@Waton] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@Waton] >
13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@Waton] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@Waton] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar
client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@Waton] > ip firewall nat add action=masquerade outinterface=
ether1
chain: srcnat
[admin@Waton] >
15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@Waton] ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@Waton] >
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika
berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway
server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox
yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup
dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20
2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client
Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1
3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
4. Lihat status DHCP server
[admin@Waton] > ip dhcp-server print
Flags: X - disabled, I - invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih
dahulu pada langkah 5.
5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti
sudah aktif.
6. Tes Dari client
Daftar Pustaka
http://mikrotik.com

tv online

Powered By Blogger

TOPOLOGI